MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar di Wonogiri, Tekankan Pentingnya Persatuan Bangsa

Wonogiri — Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar dengan mengangkat tema penguatan persatuan dan kesatuan bangsa. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 14 Maret 2026, pukul 07.00 hingga 11.30 WIB di Gedung PGRI Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri.

Acara tersebut diikuti oleh peserta dari Penyelenggara Pemilu Daerah Pemilihan (Dapil) 5 yang meliputi Kecamatan Pracimantoro, Giritontro, dan Paranggupito. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Empat Pilar MPR RI yang mencakup Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika menjadi landasan utama dalam menjaga keutuhan bangsa. Melalui sosialisasi ini, para peserta—khususnya penyelenggara pemilu—diharapkan semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai persatuan dalam menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto menegaskan bahwa persatuan dan kesatuan merupakan kunci utama dalam menjaga kekuatan bangsa Indonesia. Ia menekankan bahwa keberagaman yang dimiliki bangsa harus menjadi perekat, bukan sumber perpecahan.

“Persatuan adalah fondasi utama dalam membangun bangsa yang kuat. Di tengah berbagai perbedaan suku, agama, budaya, dan latar belakang, kita harus mampu menjaga kebersamaan dan saling menghormati,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peran strategis penyelenggara pemilu dalam memastikan proses demokrasi berjalan secara jujur, adil, dan mampu menyatukan seluruh elemen masyarakat.

Lebih lanjut, Bambang mengajak seluruh peserta untuk terus menanamkan semangat persatuan dalam setiap langkah dan keputusan. Menurutnya, dengan menjunjung tinggi nilai kebersamaan, toleransi, dan keadilan, keutuhan bangsa dapat terjaga serta cita-cita mewujudkan Indonesia yang maju dan harmonis dapat tercapai.

“Mari kita terus memperkuat persatuan dan menjadikannya sebagai kekuatan utama dalam membangun masa depan bangsa,” pungkasnya.

Scroll to Top