Polisi Gerebek Jaringan Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Diamankan

Jakarta, 10 Mei 2026 — Aparat kepolisian menggerebek sebuah jaringan judi online internasional yang beroperasi di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, pada Sabtu dini hari. Dalam operasi besar tersebut, polisi mengamankan sebanyak 321 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam aktivitas perjudian daring lintas negara.

Penggerebekan dilakukan oleh tim gabungan dari Bareskrim Polri, Direktorat Siber, serta Polda Metro Jaya setelah penyelidikan selama beberapa bulan terkait transaksi mencurigakan dan laporan aktivitas server ilegal yang beroperasi dari sejumlah ruko dan apartemen di kawasan tersebut.

Kapolri menjelaskan bahwa sindikat ini diduga mengendalikan jaringan perjudian online dengan target pemain dari berbagai negara di Asia Tenggara. Dari lokasi penggerebekan, petugas menyita ratusan unit komputer, server, telepon genggam, rekening bank, serta perangkat pendukung transaksi digital.

“Operasi ini merupakan bagian dari upaya serius pemerintah dalam memberantas praktik judi online internasional yang merugikan masyarakat dan berpotensi terkait tindak pidana pencucian uang,” ujar pejabat kepolisian dalam konferensi pers di Mabes Polri.

Menurut hasil pemeriksaan awal, sebagian besar WNA yang diamankan berasal dari beberapa negara Asia dan diduga bekerja sebagai operator situs, admin transaksi, hingga pengendali pemasaran digital perjudian.

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga tengah menelusuri aliran dana yang diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah per bulan. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) disebut ikut dilibatkan untuk membongkar jaringan keuangan sindikat tersebut.

Warga sekitar mengaku terkejut karena aktivitas di lokasi tampak seperti kantor biasa dan beroperasi hampir selama 24 jam. Polisi memasang garis pengaman di sejumlah bangunan yang diduga menjadi pusat operasional jaringan tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian nasional dan ramai diperbincangkan di media sosial sepanjang akhir pekan. Pemerintah menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap praktik judi online serta meningkatkan kerja sama internasional untuk memburu aktor utama jaringan lintas negara itu.

Hingga saat ini, seluruh WNA yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif. Polisi belum menutup kemungkinan adanya tersangka baru maupun keterlibatan pihak dalam negeri dalam operasi perjudian tersebut.

Scroll to Top