Biak Numfor, Papua, 31 Mei 2026 — Suasana mencekam melanda Kabupaten Biak Numfor, Papua, setelah sebuah bom diduga peninggalan Perang Dunia II meledak di kawasan Kompleks Perikanan, Jalan Wolter Monginsidi, Distrik Biak Kota, Minggu sore. Ledakan dahsyat itu terjadi sekitar pukul 14.45 WIT, menewaskan sedikitnya 5 orang dan melukai sejumlah warga lainnya.

Ledakan disertai kobaran api besar dan asap hitam pekat yang terlihat dari berbagai sudut kota. Sejumlah rumah panggung di sekitar lokasi hancur, puing-puing bangunan berserakan hingga ke perairan. Warga yang panik berlarian menyelamatkan diri, sementara aparat segera mengevakuasi korban.
Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi karena dikhawatirkan masih ada bom lain yang belum meledak. Tim gabungan TNI–Polri, termasuk penjinak bom, langsung diterjunkan untuk melakukan sterilisasi area dan pencarian korban.
Kodam XVII/Cenderawasih menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa ini dan menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Pemerintah daerah juga menyiapkan posko darurat untuk menampung warga terdampak.
Biak merupakan salah satu lokasi pertempuran besar pada Perang Dunia II (1944). Sisa amunisi dan bahan peledak perang masih sering ditemukan di wilayah ini. Insiden ledakan bom lama bukan kali pertama terjadi, sehingga masyarakat diingatkan untuk segera melapor jika menemukan benda mencurigakan.
Ledakan bom di Biak hari ini menjadi pengingat nyata bahwa sisa-sisa perang masih menyimpan ancaman serius bagi masyarakat modern. Pemerintah bersama aparat keamanan kini fokus pada evakuasi korban, sterilisasi lokasi, dan memastikan tidak ada lagi bahan peledak yang membahayakan warga.

