NASA LUNCURKAN ARTEMIS II: Misi Bersejarah ke Bulan Dimulai

KENNEDY SPACE CENTER, FLORIDA — Roket Space Launch System (SLS) milik NASA berhasil mengangkasa dari Kennedy Space Center pada Selasa (1/4/2026) dini hari waktu setempat, membawa empat astronaut dalam misi Artemis II yang akan mengorbit Bulan selama 10 hari.

Peluncuran yang ditunggu-tunggu ini menandai kembalinya manusia ke kedekatan Bulan untuk pertama kalinya dalam lebih dari setengah abad sejak misi Apollo terakhir pada 1972.


Empat Astronaut, Empat Tonggak Sejarah

Kapsul Orion membawa awak beranggotakan empat orang yang masing-masing mencatatkan rekor dalam sejarah eksplorasi antariksa:

  • Christina Koch — Astronaut wanita pertama yang akan mengorbit Bulan
  • Victor Glover — Orang kulit berwarna pertama dalam misi ke Bulan
  • Reid Wiseman — Komandan misi, veteran Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS)
  • Jeremy Hansen — Astronaut Kanada pertama yang terbang ke Bulan

“Kami berdiri di bahu para pioner Apollo, namun membawa misi ini ke era baru yang lebih inklusif,” kata Koch dalam siaran langsung NASA beberapa menit setelah peluncuran.


Rute Misi: 600.000 Mil ke Bulan dan Kembali

Artemis II akan melakukan perjalanan free-return trajectory — rute yang membawa kapsul mengelilingi sisi jauh Bulan sebelum gravitasi satelit alami Bumi menariknya kembali ke atmosfer. Total jarak tempuh diperkirakan mencapai 1,3 juta mil.

Misi ini menjadi uji coba kritis bagi sistem pesawat ruang angkasa sebelum Artemis III yang direncanakan akan mendaratkan manusia pertama wanita dan orang berwarna di permukaan Bulan pada 2027.


Reaksi Dunia

Presiden AS menyambut peluncuran ini sebagai “bukti bahwa Amerika tetap memimpin dalam eksplorasi ruang angkasa.” Berbagai negara mitra program Artemis, termasuk Kanada, Eropa, dan Jepang, mengucapkan selamat atas keberhasilan peluncuran.

Di seluruh dunia, jutaan orang menyaksikan peluncuran langsung melalui siaran NASA dan berbagai stasiun televisi. Tagar #ArtemisII langsung menjadi trending topic global di platform media sosial.


Langkah Menuju Mars

NASA menegaskan bahwa program Artemis merupakan fondasi untuk misi berawak pertama ke Planet Mars yang ditargetkan pada 2030-an. “Bulan adalah batu loncatan kami. Artemis II membuktikan kesiapan sistem untuk perjalanan jauh lebih jauh ke masa depan,” ujar Administrator NASA Bill Nelson.

Misi Artemis II dijadwalkan akan kembali ke Bumi dan mendarat di Samudra Pasifik pada 11 April 2026.

Scroll to Top