WONOGIRI — 6 Maret 2026 Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan penekanan pada penguatan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 6 Maret 2026 Pukul 07.00 sd 11.30 WIB di RM Sayem, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, dan diikuti oleh para Penyelenggara Pemilu Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Kabupaten Wonogiri.
Sosialisasi ini menghadirkan Ir. Bambang Wuryanto, MBA sebagai narasumber utama. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman para penyelenggara pemilu mengenai nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta semboyan nasional Bhinneka Tunggal Ika.
Dalam paparannya, Bambang Wuryanto menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar konsep atau hafalan lima sila yang diajarkan di bangku sekolah. Menurutnya, Pancasila harus dipahami sebagai pedoman hidup yang diwujudkan dalam tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Pancasila adalah jantung bangsa Indonesia. Ia bukan hanya lima sila yang kita hafal, tetapi nilai-nilai yang harus kita praktikkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya di hadapan para peserta.

Ia juga mengutip pemikiran Soekarno, Proklamator sekaligus penggali Pancasila, yang menyebut Pancasila sebagai philosophische grondslag atau dasar filsafat bangsa Indonesia. Menurut Bung Karno, Pancasila merupakan jiwa dan kepribadian bangsa yang mengandung nilai gotong royong, persatuan, kemanusiaan, serta keadilan sosial.
Bambang menambahkan, di tengah dinamika demokrasi dan perbedaan pilihan politik, nilai-nilai Pancasila harus menjadi pegangan utama agar masyarakat tetap menjaga persatuan dan tidak terpecah oleh perbedaan.
Ia juga menekankan pentingnya peran penyelenggara pemilu dalam menjaga integritas demokrasi. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus menjadi landasan moral bagi para penyelenggara dalam menjalankan tugasnya secara jujur, adil, dan profesional.

“Penyelenggara pemilu memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas demokrasi. Karena itu, integritas, kejujuran, dan keadilan harus selalu dijunjung tinggi sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila,” kata Bambang.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para penyelenggara pemilu di Kabupaten Wonogiri semakin memahami pentingnya Empat Pilar MPR RI serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugasnya, sehingga demokrasi Indonesia dapat berjalan dengan baik serta tetap menjaga persatuan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

